Minggu, 31 Mei 2009

Tidak Membantah Suaminya Dalam Kebenaran

Prinsip-Prinsip Dasar Mujahidah

Tidak Membantah Suaminya Dalam Kebenaran

Laki- laki adalah pemimpin bagi wanita.
Suami adalah pemimpin dalam rumah tangganya bdan istri tidak boleh membangkang pemimpinnya (suami) dalam hal kebenaran, kecuali kemaksiatan.

Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa mentaatiku, maka sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa membangkangku, maka sesungguhnyaia membangkang Allah. Dan barangsiapa mentaati pemimpin, maka sesungguhnya ia mentaati aku. Dan barangsiapa membangkang pemimpin, maka sesungguhnya telah membangkangku” (HR Bukhari, Muslim dan Nasa’i).

“Seorang muslim wajib taat dan patuh kepada pemimpinnya dalam persoalan yang disikai atau yang tidak disuksi, kecuali ia memerintahkan kemaksiatan. Jiak ia memerintah kemaksiatan, maka tidak ada kewajiban patuh dan taat” (HR Khamsah).

Tidak ada komentar: