Salah satu sebab mental manusia mudah menjadi lemah bahkan juga serakah adalah karena kebiasaan hidup mewah. Cara hidup semacam ini dengan keras telah diperingatkan oleh Rasulullah saw. Disamping itu juga menjadi kebijaksanaan pemerintahan Islam di masa kekhilafahan Umar yang melarang rakyatnya untuk hidup mewah.
Hadist-hadist berikut menerangkan tentang larangan hidup bermewah-mewah:
1. “Dari Umar bin Khathab, ia menulis surat kepada kaum muslimin yang berdiam di Negara Parsi: “Jauhilah oleh kalian bermewah-mewah makan dan minum dan berpakaian seperti orang-orang musyrik” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. “Dari Mu’adz bin Jabal, dari Rasulullah, sabdanya :”jauhilah olehmu sekalian bermewah-mewah karena hamba-hamba Allah bukanlah orang yang senang bermewah-mewah” (HR. Ahmad dan Abu Nu’aim)
Makan, minum, berpakaian dan tempat tinggal yang bermewah-mewah merupakan suatu hal yang dapat menutup maya hati seseorang dari mengingat Allah. Hati yang jauh dari mengingat Allah lambat laun akan menjadikan seseorang terjerumus dalam kekufuran dan kemusyrikan.
Sedangkan ukuran bermewah-mewah adalah ukuran lebih dari kebutuhan dasar bagi manusia untuk mempertahankan hidupnya secara layak.
Untuk itu, bagi seorang ibu dalam mendidik anaknya hendaknya :
1. Mendidik anak hidup dengan kesederhanaan dan tidak membiasakan anak-anak dengan perhiasan dan cara-cara hidup bersenang-senang dan bermewah-mewah. Sabda Rasulullah saw :
2. Melarang anak lelaki memakai pakaian sutera dan pakaian yang berwarna-warni karena keduanya adalah pakaian perempuan. Dan jika melihat anak lelaki memakainya hendaklah dicela.
3. Membiasakan anak dengan pakaian lengkap menutup aurat serta menanamkan perasaan malu kepada anak jika keluar rumah tanpa menutup aurat.
4. Melatih dan membiasakan anak-anak dengan pakaian yang melambangkan syiar Islam, terutama pakaian orang-orang sholih.
5. Mengajarkan anak-anak adab memakai pakaian dengan mendahulukan bagian kanan dan membukanya dengan mendahulukan bagian kiri.
6. Mengajarkan do’a ketika berpakaian :
“Ya Allah sesungguhnya hamba mohon kepadaMu kebaikan pakaian ini, dan kebaikan yang ada padanya. Dan hamba mohon perlindungan kepadaMu dari kejelekan pakaian ini dan kejelekan yang ada padanya”
(HR.Bukhori dan Muslim)
Do’a membuka pakaian:
"Dengan nama Allah"
(HR.At-Tirmidzi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar