Prinsip-Prinsip Dasar Mujahidah
Sebagai Pengatur Urusan Rumah Tangga
Sebagai ibu rumah tangga. Wanita tidak lepas dari peran sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.
Sehingga dialah yang akan mengurusi segala kebutuhan suami dan anak-anaknya.
Dan dalam hal ini tidak hanya sekedar mengurus rumah tangganya, tetapi pada akhirnya akan dimintai pertanggung jawaban atas asuhannya oleh Allah swt.
Rasullalah saw, Bersabda:
“Setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabannya tantang kepemimpinannya. Seorang istri pemimpin dirumah suaminya dan bertanggung jawaban tentang asuhannya seorang pembantu pemimpin dalam menjaga harta majikannya dan bertanggung jawab terhadap kepemimpinanmu”. (HR. Bukhari Muslim)
Adapun tugas –tugas istri didalam rumah suaminya adalah:
1. Senantiasa membesikan rumah
2. Menyediakan mekanan untuk suami tanpa disusruh atau diminta
3. Senantiasa menyediakan makanan yang disukai suami
4. Senantiasa menyedikan air disisi suami
5. Menjahit/ menambal pakaian suami dan anak-anak
6. Mencuci pakaian suami dan anak-anak
7. Menjaga harta suami dan anak-anak, dengan memperhatikan kesuciannya
8. Mendidik anak-anak menjadi manusia yang beriman agar tidak membebankan ibu ayahnya diakhirat kelak
9. Menyiapkan barang keperluan suami
10. Menjadi penghibur ketika suami berada dirumah dengan member layanan yang baik
Seorang istri hendaknya menjadikan rumah tangga seperti surga bagi suami dan anak-anak.
Tanggung jawab wanita tersimpul dalam hadits Rasullalah, yang artinya:
“Apabila seorang wanita menunaikan kewajibannya terhadap Tuhannya, menaati suaminya dan menggerakan peralatan tenunannya, maka seolah-olah ia membaca tasbih kepada Allah terus menerus.
Dan selama berkekalan tenunan itu pada pada tangannya maka seolah-olah ia sholat berjamaah. Apabila ia menjerang periuk untuk memberi makanan kepada anak-anaknya niscaya allah menggugurkan segala dosanya (kecuali dosa besar).”
Demikianlah Allah memberikan balasan ampun kepada wanita-wanita sholihah yang telah memenuhi tugasnya sebagaimana diterangkan dalam hadist Rasullah:
“Dari Ibnu Mas’ud ra, dari Nabi saw, sesungguhnya beliau bersabda: jika sang istri mencuci piring suaminya, maka Allah Ta'ala akan mencatatnya memperoleh seribu pahala, mengapai seribu dosa, mengangkat derajatnya seribu tingkatan: dan akan dimintai ampun segala sesuatu yang terkena sinar matahari.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar