Minggu, 31 Mei 2009

Menanamkan Aqidah Tauhid Terhadap Anak

Prinsip-Prinsip Dasar Mujahidah

Menanamkan Aqidah Tauhid Terhadap Anak

Kewajiban pokok manusia adalah taat kepada Allah , maka nak-anak kita pun harus kita didik dengan aqidah tauchid yaitu keimanan kepada Allah swt. Tuhan yang maha Tunggal dan Maha Berkuasa atas segala-galanya.
Sebagai pendidik menanamkan ajaran tauhid kepada anak adalah seutama-utama kewajiban, untuk dapat mengajarkan tauchid kepada anak-anak, terlebih dalu kita harus mengetahui pentingnya pendidikan tauchid, supaya kita tidak lengah dalam menanamkan ajaran ini kepada anak-anak.

Allah berfirman dalam surat Ibrahim (14): 35-36
“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Rabb-ku jadikanlah negeri ini mekkah, negeri yang aman, dan jauhkan aku serta anak cucuku dari menyembah berhala. Ya Rabb-ku sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan dari manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, sesungguhnya orang itu termasuk golonganku dan barang siapa mendurhakai aku, maka sesungguhnya engkau Maha pengampun lagi maha penyayang.”

Dari ayat diatas, mengucapkan permohonan nabi Ibrahim kepada Allah untuk menjaga anak keturunannya dari keyakinan yang bertentangan dengan tauchid.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ajaran tauhid untuk disampaikan kepada anak. Karena tauhid dalam bentuknya yang murni merupakan aqidah (keyakinan yang kuat dalam jiwa) yang akan menjadi WAY OF LIFE.

Sebagaimana nasihat Lukman kepada anak-anaknya yang termaktub dalam surat Lukman (31):13
“Dan ingatlah tatkala Lukman berkata kepada anaknya: wahai ankku janganlah kamu mempersekutukan Allah, karena sesungguhnya mempersekutukan Allah itu kedzaliman yang besar.” (QS. 31:13)

Untuk dapat mengajarkan tauhid kepada anak dapat ditempuh dengan cara praktis, yaitu dengan:

1. Mengajarkan ayat-ayat al qur’an yang menerangkan tanda-tanda kekuasaan Allah dialam ini, misalnya:
a. Air hujan dapat menyuburkan tanaman yang telah kering atau rumput-rumput yang telah mati

b. Angin yang adapat dijadikan kekuatan penggerak perahu layar, kincir angin, bahkan dapat merobohkan rumah dan pohon-pohon besar

c. Air merupakan kebutuhan dasar makhluk hidup


2. Mengisahkan riwayat kehancuran kaum yang durhaka kepada Allah, seperti:

a. Kaum fir’aun di Mesir

b. Kaum Namrud di Kan’an

c. Kaum nabi Nuh dll.

3. Mengamati tubuh manusia sendiri
Bagaimana manusia dapat berjalan, melihat, mendengar, dan lain sebagainya.

4. Menunjukkan ajaran yang serat kepada anak-anak supaya mereka tahu bahwa ajaran atau keyakinan itu bertentangan dengan tauchid, misalnya:

a. Tuhan dikatakan mempunyai anak

b. Tuhan mempunyai istri atau mempunyai ibu

c. Tuhan mempunyai wakil atau perantara yang disebut Dewa
Orang yang ingin menyembah Tuhan tidak bisa langsung tetapi melalui dewa-dewa dengan memberinya sesaji.

d. Kepercayaan pada binatang yang katanya mempunyai pengaruh pada nasib manusia.
Sedangkan waktu yang tepat untuk mendidik tauhid adalah:

1. Sejak anak mulai dapat berbicara (+ 2 Tahun)
Yaitu dengan latihan mengucapkan kata-kata Bismillah, Alhamdulilah, Astaghfirullah, Allahu Akbar, Insya Allah, Subhanallah, dan lain-lain, dan menggunakannya secara tepat. Kita ajarkan :

- Bismillah : kalau mau makan, minum dan masuk rumah

- Alhamdulilah : sesudah makan dan minum

- Allahu Akbar : kalau melihat hal-hal yang menajubkan

- Subhanallah : kalau melihat keindahan dilangit atau keindahan tumbuh-tumbuhan

- Insya Allah : kalau hendak memenuhi janji

- Astaghfirullah : kalau berbuat salah

2. Anak sudah mencapai usia TK (+ 5 Tahun)

Kita ajari membaca Al-Qur’an, menghafal hadist yang pendek, menghafal nama para nabi-nabi dan rasul-nya, dan menghafal syair ketauhitan.
Selain menanamkan tauchid, kita juga harus menjauhkan anak-anak dari bacaan-bacaan, kaset-kaset, film yang merusak aqidah, akhlaq dan kesehatan jiwa.

Misal :
1. Dongeng Nyi Loro Kidul

2. Dongeng Kesaktian dewa

3. Kaset ntanyian berisikan cinta muda mudi, lagu-lagu persembahan pada dewa, anak tuhan, dan sebaginya.

4. Film yang menggambarkan kejadian-kejadian khurafat atau takhayul yang tidak ada dalam wujud ini.

Tidak ada komentar: