Minggu, 31 Mei 2009

Memprioritaskan Kecintaan Terhadap Allah, Rasul Dan Berjihad Melebihi Dari Keduniaan

Prinsip-Prinsip Dasar Mujahidah

Memprioritaskan Kecintaan Terhadap Allah, Rasul Dan Berjihad Melebihi Dari Keduniaan

Allah berfirman dalah surat at-taubah (9) : 24

“Katakanlah jika bapak-bapak, anak-anak, istri-istri, kaum, kerabatmu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalanNya, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang fasiq”.

Belumlah cukup wanita dikatakan sholihah kecuali mempunyai skala prioritas yang jelas dimana hak allah, rasul dan panggilan jihad merupakan kewajiban yang diutamakan.

Diantara hak Allah itu adalah :
1. Selalu mengingatNya

2. Mengimani szat, sifat dan af’al-Nya

3. Mengakui-Nya sebagai Illah

4. Bersama kaum muslimin menegakkan ketentuan-Nya

5. Berjihad di jalan-Nya sehingga hanya kalimah-Nya yang tertinggi di alam ini dan meneladani Rasul-Nya di dalam setiap kondisi dan situasi.

Allah berfirman dalam :
a. Surat Ali-Imran (3) : 31

“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”

b. Surat Al Isra (17) : 18-19

“Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (dunia) maka kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki.
Dan Kami tentukan baginya neraka jahannam ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh sedang ia adalah orang yang beriman, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik”.

c. Surat Al-Qoshosh (28) : 83

“Negeri akhirat itu, kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di muka bumi.
Dan kesudahan yang baik itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.”

Demikianlah ayat-ayat yang menerangkan, hendaklah kataatan yang kita lupakan semata-mata karena Allah, hanya mengharap keridhaan dan jannah-Nya, sehingga Allah akan memberikan kebaikan di dunia dan akhirat.

Tidak ada komentar: