Minggu, 31 Mei 2009

Mengajarkan Olah Raga Dan Kesehatan

Prinsip-Prinsip Dasar Mujahidah
Setiap orang menghendaki anak-anaknya sehat, tangkas, dan terampil fisik maupun mentalnya.
Selain itu Islam juga mewajibkan kaum muslimin untuk membela agama secara fisik maupun materi. Bahkan kaum muslimin diwajibkan mempunyai kekuatan militer untuk mempertahankan diri dari serangan musuh.

Perintah tersebut terdapat dalam QS. Al Anfal (8) : 60
“Dan sediakanlah untuk (melawan) mereka apa-apa yang kamu bisa dari kekuatan dan dari persediaan kuda-kuda yang bisa kamu tambatkan untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu meggentarkan musuh Allah, musuhmu, dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya”.
Selain itu Rasulullah menegaskan bahwa seorang mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah.

Rasulullah bersabda :
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dalam segalanya ia lebih baik”.
Untuk itu Rasulullah memerintahkan kepada orangtua untuk mendidik dan mengajari anak-anaknya dengan dasar kemiliteran.

Rasulullah bersabda :
“Ajarkan kepada putra-putri kalian, berenang dan memanah. Dan sebai-baik permainan bagi wanita beriman adalah di rumahnya. Jika ayah ibumu memanggil kamu, maka jawablah panggilan ibumu lebih dulu”. (HR. Ibnu Madah)

“Ajarkan kepada putra-putri kamu memanah, karena ini merupakan (kekuatan) penolak musuh”. (HR. Dailanai)

Selain dikenalkan permainan ketangkasan, berenang, memanah, menembak / menggunakan pistol, menunggang kuda / naik kendaraan, anak juga perlu dilatih untuk menjaga kesehatan dengan riyadho.
Adapun hal-hal yang perlu disampaikan adalah :
1. Pada waktu pagi digalakkan anak-anak berjalan, bergerak dan bersenam supaya mereka tidak biasa menjadi malas.
2. Setelah anak-anak belajar atau mengaji, galakkan mereka bermain untuk melepas lelah, tetapi jangan biasakan mereka terburu-buru ketika keluar bermain.
3. Anak-anak jangan dipaksa belajar dan dilarang bermain, karena itu akan mematikan hatinya, menumpulkan otaknya dan mendatangkan rasa bosan dalam hidupnya.
4. Laranglah anak-anak dari suka tidur siang, karena itu menghidupkan sifat malas tetapi jangan ditahan ia dari tdur pada malam hari.
5. Biasakan anak-anak memakai kaus kaki ketika berjalan.
6. Pastikan tangan dan kuku anak-anak senantiasa dibersihkan setiap waktu.
7. ajari anak bersugi (gosok gigi)
8. Latih anak-anak berkemas sambil bermain. Sediakan tempat sampah dalam rumah. Ajar dia menyusun dan mengemaskan berang-barang yang ia sepahkan.
9. Bentu riaydha yang dibenarkan ialah jenis berlomba, yang dilarang adalah jenis berebut.

Tidak ada komentar: