berbicara soal wanita yang brjihad di jalan allah.
Yaitu sebagai mujahidah:Seorang mujahidah adalah seorang wanita yang telah beriman kepada Allah (yang telah mempunyai akhlak sebagai wanita sholihah) dan telah berhijrah dan berjihad di jalan Allah.
Allah berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjidad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan pertolongan (kepada muhajirin), mereka itu satu dengan yang lain lindung melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada sedikitpun atasmu melindungi mereka sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan “. (QS.8 :72)
“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta brejihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah, dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan “.(QS.9 :20)
Kedua ayat di atas menunjukkan, bahwa orang yang berjihad di jalan Allah selalu melewati fase iman dan hijrah terlebih dahulu, demikian juga wanita yang berjihad ; mujahidah.
akhlak memang penting untuk membedakan manusia sebagai makhluk yang mulia atau makhluk yang paling hina, demikian juga akhlak darar, sangat penting untuk membedakan antara orang beriman dan orang kafir. Sebagai seorang mujahidah yang termasuk golongan Allah (hizbullah) harus memiliki lima sifat dasar, yaitu :
1. Mencintai allah dan Allah mencintainya
2. Lemah lembut sesamA mukmin
3. Tegaas terhadap orang kafir
4. Berjihad di jalan allah dan tidak takut di cela orang
5. Berwala’kan kepada allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan sholat, menunaikan zakat dan ruku’ (tunduk kepada Allah)
Sebagaimana Allah telah berfirman dalam Al Qur'an surat al Ma'idah 5 : 54-56.
“ Hai orang-orang yang beriman barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamamu, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yamg bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah Amha Luas (pemberiann-Nya) lagi Mha Mengetahui. Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orangyang beriman, yang mendirikan sholat dan yang menunaikan zakat seraya mereka tunduk (kepada Allah).
Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman yang menjadi penolongnya, maka sesunguhnya pengikut (agama) Allah itu lah yang pasti menang.”(Al Qur'an surat al Ma'idah 5 : 54-56)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar